JEJAK SUKACITA FESTIVAL MUSIM DINGIN TAHUN 2022 DI SURGA TERSEMBUNYI TIMOR TENGAH SELATAN
Card image
Diposting oleh - Dinas Parekraf Provinsi NTT, Pada 04 August 2022

JEJAK SUKACITA FESTIVAL MUSIM DINGIN TAHUN 2022

DI SURGA TERSEMBUNYI TIMOR TENGAH SELATAN

(Trivonia Udjan)


Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan Event Organizer (EO) Event.id, menyelenggarakan Festival Musim Dingin Tahun 2022 yang berlangsung selama tiga hari yaitu dari tanggal 22 sampai dengan 24 Juli 2022, berlokasi di Fatu Kolen, Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, serta mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten TTS.

Festival Musim Dingin (FMD) Tahun 2022 diselenggarakan pada akhir bulan Juli, mempertimbangkan kondisi cuaca di wilayah Kabupaten TTS yang sebagian besar adalah dataran tinggi sehingga memiliki temperatur udara lebih rendah dibandingkan wilayah lain di Pulau Timor. Cuaca cerah dengan suhu rendah saat siang hari adalah kondisi terbaik untuk menyelenggarakan acara dan cuaca berkabut menjelang petang menjadi keunikan dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Sebanyak 20 stan disediakan untuk pameran UMKM yang pesertanya didatangkan dari dalam wilayah Kabupaten TTS, diantaranya tersedia UMKM yang menjajakan kuliner lokal, tenunan timor, madu lokal, produk ekonomi kreatif, dan lain sebagainya. Selain stan UMKM, pengunjung juga dapat melakukan camping di lokasi yang telah disediakan, dimana peserta dapat membawa tenda camping secara pribadi atau disewa pada penyelenggara kegiatan.

Hari pertama kegiatan diawali dengan Sekapur Sirih yang disampaikan oleh Camat Mollo Utara, menyatakan apresiasi dan ucapan terima kasih beliau yang sebesar-besarnya terhadap Pemerintah Provinsi NTT yang telah bersedia menyelenggarakan Festival Musim Dingin Tahun 2022 sehingga membantu mempromosikan pariwisata di wilayah Mollo Utara, Fatumnasi dan sekitarnya. Beliau menyampaikan betapa besar harapannya agar Festival Musim Dingin menjadi agenda tahunan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, dalam hal ini yang diwakili oleh Kepada Bidang Pemasaran Pariwisata, Bapak Alfonsius Ara Kian, S.Fil. Beliau menyatakan kekagumannya terhadap wisata alam di wilayah Kabupaten TTS, terutama wilayah Fatumnasi dan sekitarnya yang pada tahun 2021 meraih Juara 1 pada pergelaran API Award 2021 Kategori Surga Tersembunyi. Sudah sepantasnya bagi pemerintah untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan semakin gencar melakukan promosi pariwisata, membuat “Surga Tersembunyi” yang dimiliki Kabupaten TTS menjadi dikenal ke seluruh penjuru dunia. Kegiatan Festival Musim Dingin Tahun 2022 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan hal itu. Dengan kelancaran kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan lama tinggal wisatawan yang serta-merta akan memperbaiki ekonomi masyarakat.

Dalam suasana yang penuh sukacita, dan dengan diiringi riuh tepuk tangan penonton pada sore berkabut dan udara lembab di Fatu Kolen, Festival Musim Dingin Tahun 2022 resmi dimulai. Kegiatan dilanjutkan dengan pendaftaran peserta camping dan kontes, diiringi Live Music yang berlangsung di panggung utama hingga malam menjelang. Peserta dan pengunjung beramai-ramai berkeliling stan UMKM untuk melihat-melihat dan berbelanja.

Puncak acara terjadi pada hari kedua, diawali dengan morning call dan Zumba oleh peserta camping. Saat Free Time, pengunjung dan peserta dibebaskan mengisi waktu dengan kembali mengunjungi UMKM serta menikmati pesona wisata alam Fatumnasi dan sekitarnya. Wisatawan berfoto, bersenang-senang, berinteraksi dengan masyarakat lokal, serta mengunjungi Cagar Alam Gunung Mutis yang terletak tidak jauh dari lokasi festival. Di dalam lokasi Cagar Alam, wisatawan dapat menikmati rimbunnya hutan bonsai yang telah tumbuh dan berusia ratusan tahun, yang merupakan salah satu daya tarik utama di Kabupaten TTS. Siang harinya wisatawan disuguhkan penampilan tarian adat dan nyanyian tradisional oleh masyarakat lokal.

Saat petang menjelang, tibalah waktunya kunjungan tim Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT, Bapak Ganef Wurgiyanto, A.Pi, serta Bupati TTS, Bapak Egusem Pieter Tahun, ST., MM, yang sekaligus menutup secara resmi kegiatan Festival Musim Dingin Tahun 2022. Festival ini juga dimeriahkan oleh kunjungan tamu kehormatan dari mancanegara yaitu tim Wakil Presiden Wilayah Khusus Otoritas Oecusse, Bapak Maximiano Neno, Menteri Muda Perdagangan dan Industri Wilayah Khusus Otoritas Oecusse, Bapak Pedro da Cunha Boquifai da Silva, dan Kepala Kantor Penghubung Kedutaan Besar RI (KBRI) Dili di Oecusse, Ibu Marya Onny Silaban.

Suasana begitu ramai dan meriah menyusul antusiasme wisatawan terhadap suguhan acara selanjutnya. Stand Up ComedyPodcast, dan DJ Performance bergulir beriringan menyongsong pengumuman pemenang kontes foto. Rangkaian acara hari kedua ditutup dengan pertunjukan kembang api yang meriah, berpendar memenuhi langit Fatu Kolen yang berkabut malam itu. Live Music kembali mengiringi acara bebas, peserta dan pengunjung bersenang-senang menikmati malam terakhir mereka pada pergelaran Festival Musim Dingin Tahun 2022. Hingga menjelang tengah malam, beberapa stan UMKM mulai berkemas dan membersihkan area stan.

Pada hari terakhir kegiatan Festival Musim Dingin Tahun 2022, peserta Camping melakukan check out. Pembersihan area festival dilakukan secara menyeluruh oleh panitia. “Jangan meninggalkan apapun selain jejak”. Pemerintah Provinsi NTT selalu bertekad untuk memulai festival dengan sukacita, melaksanakan dengan penuh tanggung jawab, serta mengakhiri segalanya tanpa meninggalkan bekas apapun selain “jejak kaki”. Oleh karena itu, pemerintah akan selalu memastikan bahwa tidak ada satupun sampah yang tertinggal di lokasi destinasi wisata pasca kegiatan.

Festival Musim Dingin Tahun 2022 berjalan dengan lancar, memberikan pengalaman luar biasa bagi wisatawan menikmati kabut di puncak Timor Tengah Selatan yang tidak kalah menakjubkan dari objek wisata puncak lainnya yang ada di Nusantara. Nusa Tenggara Timur memilikinya, Surga Tersembunyi yang menyimpan begitu banyak keindahan alam, tanah Timor Tengah Selatan yang kaya akan budaya, segalanya ialah milik kita untuk dipertahankan, dilestarikan, dan disampaikan kepada seluruh dunia, sebagai wujud kebanggaan kita terhadap tanah yang kita pijak. Sampai berjumpa di Festival Musim Dingin selanjutnya.  



Artikel Lainnya


MATERIAL BAMBU UNTUK DESTINASI WISATA BERKELANJUTAN DI NTT

PENTINGNYA PERIZINAN BANGUNAN GEDUNG DALAM USAHA PARIWISATA

PENTINGNYA PERIZINAN BANGUNAN GEDUNG DALAM USAHA PARIWISATA

TREND KE DEPAN, ARSITEKTUR SEBAGAI DAYA TARIK PARIWISATA BAGAIMANA POTENSI DAN PELUANG NTT?

MENATA KAWASAN LELOGAMA, LEMBANGNYA NTT

WISATA TEMATIK DAN DAYA SAING DTW

RESTORASI TERUMBU KARANG DI KAWASAN EKOWISATA PANTAI OESINA KABUPATEN KUPANG

MOTIF KAIN TENUN ADAT NTT UNTUK FASAD BANGUNAN

PROGRAM CSR PT. PEGADAIAN GALERI 24 DISTRO KUPANG UNTUK PANTAI WISATA LASIANA

MENJAGA KEDAULATAN RUPIAH DI KAWASAN PERBATASAN RI – TIMOR LESTE

Kota Kreatif

Lomba Geowisata Goes to School

URGENSI PELINDUNGAN HUKUM EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL (EBT) BERDASARKAN PERATURAN DAERAH UNTUK AKSELERASI PEMBANGUNAN PARIWISATA DI NUSA TENGGARA TIMUR

PENGEMBANGAN WISATA KOTA DI NTT (2)

PENGEMBANGAN WISATA KOTA DI NTT

Calendar of Events East Nusa Tenggara 2024

Potret Komponen Pariwisata Kota Atambua Untuk Mengembangkan Wisata Kota Perbatasan

Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Geowisata

Menulis Buku Bagi ASN Perencana

Talk Show Radio Alor : Kolaboratif untuk Mewujudkan NTT sebagai New Tourism Territory

Sertifikasi Profesi Terapis Spa Bidang Tata Kecantikan di Kota Kupang

Kegiatan Penanaman Mangrove Nasional Secara Serentak oleh Presiden Republik Indonesia

Penyelenggaraan Sertifikasi Profesi Bidang Tour Guide

SALAM GEOWISATA

TREND WISATA PASCA PANDEMI COVID-19, WISATA BALAS DENDAM?

DESTINASI WISATA BERKELANJUTAN DI NTT

RAGAM KULINER RAMADHAN DI KOTA KUPANG SEBUAH DAYA TARIK WISATA BUDAYA

PENYUSUNAN RENSTRA DISPAREKRAF NTT 2024-2026

BIMTEK 75 BESAR ADWI 2023

MPD SEBAGAI METODE PERHITUNGAN KUNJUNGAN WISATAWAN

SOSIALISASI MENYUSUN DUPAK

DINAS PAREKRAF NTT IKUT RAKORTEKRENBANG TAHUN 2023

BIMTEK DAN WORKSHOP ONLINE ADWI 2023 ZONA II

PUNGUT SAMPAH, PEDULI SAMPAH

Mau Belajar Sambil Rekreasi Dalam Kota?....Ayo ke Kebun TAFA

Pentingnya Perlindungan Kekayaan Intelektual bagi Berbagai Karya Cipta, Rasa dan Karsa Manusia

Festival Desa Binaan Bank NTT dan Upaya Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam Kerangka Pemberdayaan Masyarakat

PENINGKATAN KAPASITAS PENYELENGGARAAN SAKIP DI PROVINSI NTT

PENYERAHAN BUKU KOLASE WISATA

Focus Group Discussion (FGD) Dukungan Data Penyusunan Grand Desain Pariwisata NTT

PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA LELOGAMA KABUPATEN KUPANG

DISPAREKRAF NTT “ IKUT” PESPARANI NASIONAL II DI KUPANG

EXPO NUSANTARA : DARI NTT UNTUK NUSANTARA

MEREKAM KOTA KUPANG DARI DE MUSEUM CAFE JKK

Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan SDGs bagi Sekretariat SDGs Provinsi NTT

BKD PROVINSI NTT SERAHKAN HASIL UJI KOMPETENSI

Transformasi Pariwisata Modern Menuju Era Industri 4.0 Melalui Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional

Dinas Parekraf Provinsi NTT Berduka

Asah Kemampuan Promosi Kreatif ASN Melalui Kegiatan Pelatihan Pemasaran Pariwisata Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

FESTIVAL GOLO KOE : GELIAT BARU PARIWISATA LABUAN BAJO

Eksotisnya Pantai di Ujung Utara Flores

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov NTT Selenggarakan Pelatihan Implementasi Konsep CHSE

Ruang Terbuka Publik dan Penanganannya

Sosialisasi Input Data Innovative Government Award Tahun 2022

WELCOME LABUAN BAJO

Catatan Kecil Kegiatan Workshop Pengembangan Ekonomi Digital dan Produk Kreatif ASN

KOTA ENDE, KOTA LAHIRNYA PANCASILA

AJANG ANUGERAH PESONA INDONESIA (API) 2022

Workshop Penguatan Kapasitas Sekretariat SDGs Daerah Dalam Pengelolaan Pelaksanaan SDGs

KOTA KUPANG DALAM PAMERAN GAMBAR MALOI KUPANG

Kampung Seni Flobamorata Kupang

Lasiana Beach

KAWASAN PARIWISATA ESTATE NTT : Dimana Batas-Batasnya ? Berapa Luasnya?

Standar Operasional Prosedur Disparekraf Prov. NTT

Standar Pelayanan Publik

Maklumat Pelayanan Publik Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov NTT

DESA GOLO LONI MENAWARKAN WISATA ARUNG JERAM DI FLORES

IDENTIFIKASI DAN WORKSHOP PENGEMBANGAN HOMESTAY DI DESA GOLO LONI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR

Wisata Aman Bencana di NTT

Catatan Perjalanan Wisata di Fatumnasi

KEGIATAN MUSRENBANG NTT TAHUN 2022

KEGIATAN PRA MUSRENBANG NTT TAHUN 2022

Membangun Kemandirian Lokal Menjadi Arah Pembangunan NTT 2023

Kemenparekraf Gelar Workshop Pengelolaan Event Daerah Demi Wujudkan Event Berkualitas

RUMAH BUMN, RUMAHNYA INDUSTRI KREATIF

RAPAT KOORDINASI MENDUKUNG CAPAIAN TARGET PESERTA DESA WISATA YANG AKAN MENDAFTAR DI ADWI 2022

SOSIALISASI PENGINPUTAN RKPD NTT TAHUN 2023

Buku Database 2021

WORKSHOP PENGEMBANGAN SENI BUDAYA KABUPATEN ENDE

Karya Arsitektur sebagai Daya Tarik Wisata

Pertemuan dengan Forkasse (Forum Komunikasi antar sanggar Seni Provinsi NTT)

WORKSHOP PENGEMBANGAN SENI BUDAYA KABUPATEN ALOR

DINAS PAREKRAF NTT BELAJAR APLIKASI BELA

Outlook Parekraf 2022

Mengenal Dunia Astronomi Melalui Wisata Ke Observatorium Nasional Timau Kabupaten Kupang

PROTOKOL KESEHATAN PADA DESTINASI WISATA

Semauku Indah

MENDATA POTENSI USAHA EKONOMI KREATIF DI KABUPATEN KUPANG

WISATA KOTA, KOTA WISATA

NTT Hijau dalam Pesona 1000 Bonsai

KICKOFF JABATAN FUNGSIONAL ADYATAMA KEPARIWISATAAN DAN EKONOMI KREATIF

PARIWISATA NTT BUTUH BRANDING, GUYS !

Regional Calender Tourism Events 2022

RAKOR PEMBANGUNAN PARIWISATA RING OF BEAUTY NTT

KENYAMANAN RUANG HOMESTAY

SOSIALISASI DAN SIMULASI PANDUAN SERTIFIKASI CHSE PADA PENYELENGGARAAN MICE

MENATA ARSITEKTUR KOTA LABUAN BAJO

KASUS HIV AIDS DI PROVINSI NTT TETAP MENINGKAT

Konsep Desain Monumen di Kelurahan LLBK Kota Kupang

PEMBANGUNAN DI PROVINSI NTT MEMBUTUHKAN HARMONISASI DAN SINKRONISASI

DESA WISATA, DESA WISATA TEMATIK DAN DESA WISATA HIJAU. Mana yang Cocok Untuk NTT?

Reef Check Indonesia Kembangkan Wisata Spesies dan Industri Penunjangnya di Kabupaten Kupang dan Rote Ndao

Simulasi Bencana di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov. NTT

MENDORONG STANDARISASI PELAKU PARIWISATA

Kolaborasi Kemitraan, Disparekraf NTT Gandeng Pelaku Wisata

Upaya Penerapan ISO 9001 : 2015 di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT

PEMBINAAN STATISTIK SEKTORAL PARIWISATA

Catatan Perjalanan ke Liman

Wisata Langit Gelap “Lelogama”

TALK SHOW ONLINE ANTARA BETA, DIA DAN DESTINASI WISATA NTT: KEMARIN, KINI DAN NANTI

Diseminiasi Anggaran Belanja Dinas Parekraf NTT

Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Antara Rencana Zonasi Kawasan Antar Wilayah Laut Bali dan Sekitarnya

Diskusi Konsep Smart Tourism di Indonesia Timur

Rapat Tim Pengelola Website Dinas Parekraf NTT

Bambu dan Prospek Pengembanganya Bagi Ekowisata NTT

Kunjungan Kerja Gubernur NTT ke Kantor Dinas Parekraf NTT

Kunjungan Bupati Malaka

Lokakarya Konsolidasi Pembentukan Tim Kajian Pariwisata Aman Bencana

Pertemuan Tim Kajian Pariwisata Aman Bencana Provinsi NTT

Literasi Desa Koanara Kabupaten Ende

Literasi Obyek Wisata Desa Praimadita Kabupaten Sumba Timur

Literasi Kabupaten Alor

Literasi Lamalera

Profile Kawasan Pariwisata Estate (PE)

MENDORONG KAMPUNG DENGE SEBAGAI PINTU GERBANG KAWASAN WISATA WAEREBO

EVALUASI DESTINASI WISATA PASCA BENCANA ALAM

Tourism Event 2022

WORKSHOP ARSITEK

DISKUSI PUBLIK PARIWISATA AMAN BENCANA DI PROVINSI NTT

MENEMUKAN POTENSI INDENTITAS FISIK KOTA KUPANG

DAYA TARIK WISATA RUMAH ADAT NTT

Belajar dari Utusan Khusus Presiden Seychelles

Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Cerah-Cemerlang

Deseminasi Pengelolaan Website Dinas Parekraf NTT

Menggali Spirit of Place Dalam Desain Kawasan Pariwisata Estate NTT

FGD Review RIPPARNAS 2011- 2025

Penerapan CHSE Usaha Pariwisata di Provinsi NTT

Tata Kelola Persampahan Di Destinasi Wisata Super Premium Labuan Bajo

Identifikasi Awal Potensi Geowisata NTT

Waterfront City Kota Kupang Sebagai Destinasi Wisata Kota

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Panen Perdana Sayur Organik

Kajian Pengembangan KSPN Nemberala-Rote dan KSPN Alor-Kalabahi


MEDIA SOSIAL DAN KONTAK


| Dinas Pariwisata Provinsi NTT
| @thenewtourismterritory
| @PariwisataNTT


Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT
Jl. Frans Seda 2 No.72, Kayu Putih, Oebobo, Kota Kupang, 85228
(0380) 826384
082144082555